10 Oktober 2026
10 Oktober 2026
10 Oktober 2026

Ketua DPRD Ketapang Ikuti Sholat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun di Tengah Karhutla

KETAPANG, 5 September 2026 — Di tengah kondisi kemarau yang melanda Kabupaten Ketapang dan meningkatnya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Ketua DPRD Kabupaten Ketapang H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., mengikuti pelaksanaan Sholat Istisqa di halaman Polres Ketapang.
Sholat Istisqa digelar sebagai ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun. Kemarau yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Kabupaten Ketapang, telah meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan.
Dampak karhutla tidak hanya dirasakan dari kerusakan lingkungan, tetapi juga mulai mengganggu kehidupan masyarakat. Kepulan asap akibat kebakaran di sejumlah titik menimbulkan keresahan dan berpotensi mengganggu kesehatan serta aktivitas sehari-hari warga.
H. Achmad Sholeh menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Penanganan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan, tetapi membutuhkan peran serta seluruh masyarakat.
“Sholat Istisqa ini merupakan ikhtiar dan doa kita bersama. Kita berharap Allah SWT segera menurunkan hujan, sehingga dapat membantu mengatasi kebakaran dan mengurangi dampak asap yang saat ini cukup meresahkan masyarakat,” kata H. Achmad Sholeh.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama selama musim kemarau. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Menurutnya, perjuangan para petugas dan relawan dalam melakukan pemadaman di lapangan harus didukung dengan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah meluasnya karhutla.
“Semoga hujan segera turun dan kondisi kembali normal. Kita juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran,” ujarnya.
Pelaksanaan Sholat Istisqa berlangsung khidmat dan diikuti unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama serta masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ikhtiar dan kebersamaan dalam menghadapi kemarau serta dampak karhutla di Kabupaten Ketapang.

Read Previous

Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Ketapang Sampaikan Pandangan Umum terhadap Raperda Perubahan APBD 2026

Read Next

Grebeg Maulid Paguyuban Jawa Ketapang, H. Achmad Sholeh Ajak Doa untuk Hujan dan Relawan Karhutla