22 Juli 2026
22 Juli 2026
22 Juli 2026

Bupati Ketapang Resmikan Launching Program Donor Darah “Ketapang Sehat”

Ketapang – Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. secara resmi meluncurkan Program Donor Darah “Ketapang Sehat” yang diinisiasi oleh Yayasan Laskar Peduli Ketapang di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (13/7/2026). Program ini menjadi langkah awal dalam membangun gerakan kemanusiaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat guna mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Ketapang.

Peluncuran program dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua PMI Kabupaten Ketapang yang juga Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Ketapang M. Puadi, S.Si., Sekretaris Daerah Repalianto, S.Sos., M.Si., para Asisten Sekda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, perbankan, organisasi profesi kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para relawan donor darah.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Laskar Peduli Ketapang atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, program tersebut merupakan contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Laskar Peduli Ketapang beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi kegiatan donor darah ini. Ini adalah kegiatan sosial yang sangat positif dan patut kita dukung bersama,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa donor darah merupakan aksi kemanusiaan sederhana yang memiliki manfaat besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada seremoni peluncuran, melainkan dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.

“Yang terpenting bukan hanya launching hari ini, tetapi bagaimana kegiatan donor darah ini dapat terus berjalan secara berkala dan menjadi gerakan bersama masyarakat Kabupaten Ketapang,” katanya.

Selain membantu sesama, lanjut Bupati, donor darah juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk membiasakan diri menjadi pendonor darah secara sukarela sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan kepedulian sosial.

Bupati juga mengajak seluruh OPD, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga lembaga pendidikan untuk berpartisipasi aktif menyelenggarakan donor darah secara berkala.

“Kegiatan donor darah tidak harus dilaksanakan di satu tempat. Bisa dilakukan di kantor, perusahaan, sekolah maupun dalam berbagai kegiatan masyarakat. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan untuk membantu sesama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati meminta Dinas Kesehatan bersama PMI Kabupaten Ketapang terus memperkuat sinergi dalam memastikan pelayanan donor darah berjalan aman, lancar, dan berkesinambungan. Menurutnya, penyediaan stok darah merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan sehingga memerlukan dukungan seluruh pihak.

“Persoalan kemanusiaan tidak bisa diselesaikan sendiri. Kita membutuhkan sinergi dan gotong royong semua pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi antusiasme para relawan yang hadir mendonorkan darahnya. Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kemanusiaan tersebut, Bupati turut menjadi pendonor darah pertama usai secara resmi meluncurkan Program Donor Darah “Ketapang Sehat”.

Dengan mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, Bupati secara resmi membuka program tersebut.

“Dengan mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, kegiatan donor darah Yayasan Laskar Peduli Ketapang untuk Ketapang Sehat secara resmi saya nyatakan dimulai. Semoga kegiatan ini terus berlanjut, memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, serta menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Laskar Peduli Ketapang Herlina menyampaikan bahwa yayasan yang berdiri sejak tahun 2020 tersebut berfokus pada kegiatan sosial kemanusiaan. Salah satu program utamanya adalah donor darah sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh akses darah dalam kondisi darurat.

Menurut Herlina, program tersebut lahir dari kepedulian terhadap masih terbatasnya ketersediaan stok darah di Kabupaten Ketapang. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung gerakan donor darah secara berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PMI Kabupaten Ketapang yang juga Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Ketapang M. Puadi, S.Si. memberikan apresiasi atas lahirnya gerakan sosial tersebut. Menurutnya, kehadiran Yayasan Laskar Peduli Ketapang akan menjadi energi baru dalam memperkuat gerakan donor darah di Kabupaten Ketapang.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai budaya kepedulian karena kebutuhan darah di Kabupaten Ketapang masih cukup tinggi, sementara jumlah pendonor aktif masih perlu terus ditingkatkan.

Usai peluncuran program, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan aksi donor darah yang diikuti oleh Bupati, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, para relawan, serta masyarakat yang telah mendaftarkan diri sebagai pendonor.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang, PMI, Yayasan Laskar Peduli Ketapang, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat, Program Donor Darah “Ketapang Sehat” diharapkan mampu menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan, memperkuat budaya gotong royong, sekaligus mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.

Read Previous

Ketua DPRD Ketapang Serap Aspirasi Warga Desa Sungai Nanjung, Infrastruktur hingga Karhutla Jadi Perhatian

Read Next

Ketua DPRD Ketapang Dorong Percepatan Penyelesaian Aspirasi Warga Desa Baru