12 April 2026
12 April 2026
12 April 2026

BUPATI KETAPANG TUTUP FESTIVAL PENCAK SILAT TRADISIONAL “KAMPOENG TANJUNG PURE” TAHUN 2025.

Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si., Resmi menutup secara resmi Festival Pencak Silat Tradisional Kampoeng Tanjung Pure Tahun 2025 dengan pemukulan Gong, Kamis Sore (14/8/2025) di Desa Tanjung Pura, Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang. Acara Penutupan kegiatan Festival Pencak Silat Tradisional Kampoeng Tanjung Pure di hadiri Wakil Ketua Komisi III DPRD Ketapang Rion Sardi yang mewakili Ketua DPRD Ketapang, Forkopimda Ketapang, Asisten Sekda, para Staf Ahli Bupati, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Ketapang, Ketua IPSI Kabupaten Ketapang, Ketua Umum Pendekar Wira Utama, Camat, Forkopimcam Muara Pawan, para Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, para Guru Besar Perguruan Pencak Silat, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Pencak Silat Tradisional Kampoeng Tanjung Pure Tahun 2025 yang berlangsung sukses dan sangat meriah dengan berbagai perlombaan dan antusias para peserta dan masyarakat tersebut. Kegiatan Festival Pencak Silat Tradisional yang dilaksanakan secara rutin ini sebagai wujud pelestarian warisan budaya bangsa.
Selain menutup festival, Bupati juga menyampaikan sejumlah program pembangunan infrastruktur, di antaranya rencana pembangunan peningkatan jalang Sungai Awan -Tanjung Pura dan jalan di Titik Danau Mensubuk akan buatkan tinggi dari jalan lain, Jalan Suka Maju Tanjung Pasar, penganggaran jembatan Pawan 6, serta dukungan spot-spot pembangunan di Tanah Merah. Ia juga menyebutkan anggaran untuk jalan Kepuluk–Batu Tajam dan untuk jalan Pelang–Kepuluk.
Bupati Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si., juga mengimbau desa agar memaksimalkan Dana Desa untuk kebutuhan kecil, tanpa harus selalu mengajukan ke pemerintah kabupaten.
“Saya konsisten dengan berkomitmen saya untuk membangun Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri, mari kita bangun daerah kita ini bergotong royong bersama-sama,” ujar Bupati Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si.
Selanjunya Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si., juga berpesan bahwa membangun ketapang ini tidak hanya tanggung jawab bupati tetapi tanggungjawab kita semua karena kabupaten ketapang ini milik kita semua, artinya kita harus menjaga dan merawatnya bersama-sama, ktermasuk membangunnya bersama-sama. Ketapang ini adalah rumah besar kita semua, harus kita rawat, harus kita jaga, kita bangun bersama , kita jaga kondusifitasnya, keamanannya, kedamaiannya supaya bisa kita tempati sebagai rumah besar yang nyaman bagi kita semua.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si, juga menucapkan terima kasih kepada Putra Penyangga Tanjung Pura Rion Sardi, Kepala Desa Tanjung Pura, Panitia Pelaksana serta seluruh Masyarakat Desa Tanjung Pura. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan bahwa Desa Pematang Gadung akan menjadi tuan rumah Festival Pencak Silat Tradisional tahun depan.
“ Kita senang bahwa tradisi ini bisa kita lanjutkan setiap tahun, tujuan saya selain melestarikan dan mengembangkan Pencak Silat juga melastarikan dan mengembangkan Budaya-budaya kita sendiri, kita bangga dengan Budaya kita sendiri karena Budaya adalah jati diri kita, Budaya adalah identitas kita sekaligus harga diri kita dan Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai Budayanya sendiri,” tutup Bupati Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si.
Putra Penyangga Tanjung Pura Rion Sardi yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Ketapang dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Ketapang Pendekar Wira Utama Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si., dalam acara penutupan Festival Pencak Silat Tradisional Tahun 2025 di Desa Tanjung Pura, demikian juga dengan para segenap undangan dan para peserta yang juga turut hadir. Rian Sardi juga menhyampaikan ucapan terima kasihnya kepada segenap Panitia Peaksanan dan dukungan masyrakat Tepian Pawan Desa Tanjung Pura dan Desa Mayak serta desa-desa sekitarnya yang turuk memberikan dukungan dalam menyukseskan acara Festifal Pencak Silat Tadisinal Tahun “Kampoeng Tanjung Pure” Tahun 2025 yang terjaga dengan baik hingga selesai.
“Sebagai tuan rumah kami momohon maaf yang sebesr-besarnya sekiranya ada kesalahan dan kekurangan selama proses rangkaian acara dan selamat kepada semua pemenang perlombaan Pencak Silat Tradisional dan Perlombaan Seni Budaya yang dapat meraih Piala Utama Pendekar Wira Utama dan Piala Putra Penyangga Tangjung Pura serta hadiah-hadiah lainnya ” ujar Rion Sardi.
Selanjutnya Putra Penyangga Tangjung Pura Rian Sardi berpesan agar para pesert tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dalam kompetisi perlombaan apapun dan dimanapun.
Festifal Pencak Silat Tadisinal Tahun “Kampoeng Tanjung Pure” Tahun 2025 kali ini menampilkan berbagai lomba seperti Silat Kutemare, Belebat Perguruan, Gerak Jurus Kreasi Perguruan,Rebut Selendang Busana Melayu Kreasi, Tari Melayu, Gendang Tar, Syair Gulung.
Ketua Umum Barisan Pendekar Wira Utama Ketapang, Yasir Arafat, S.M.,M.AP., membacakan langsung daftar pemenang dari tiap kategori perlombaan sesuai Keputusan Dewan Wasit dan Dewan Juri.
Juara Umum: Piala Pendekar Wira Utama diraih Perguruan Serampang 12 dengan 90 point, sedangkan Piala Putra Penyangga Tanjung Pura diraih tuan rumah Desa Tanjung Pura dengan total point 190 .
Pemenang Lomba Silat Kutemare : Putra Kayong (Juara I) Benue Lame (Juara II), Kampar Tanah Kayong (Juara III).
Belebat Perguruan : Macan Putih Segentar Alam (I), Putra Kayong (II), Harimau Langkah 4 (III).
Gerak Jurus Kreasi Perguruan : Benteng Mukmin, Merpati Putih (II), Harimau Langkah 4 (III).
Rebut Selendang Putra : Memet Sulistyo – Serampang 12 (Juara I), Riko Febrianto – Buana (II), Rizal – Kampar Tanah Kayong (III), Sarip Hidayat – Serampang 12 (III).
Rebut Selendang Putri : Rasti – Rajawali Pitih (I), Dwiyanti Puspita Sari – Serampang 12 (II), Dyan Winda Yani- Buana (III), Arin – Sendeng 7 (III).
Busana Melayu Kreasi Dewasa : Imelsa Vernalika – Desa Tanjung Pura (I), Putri – Desa Suka Maju (II), Meisya Islami Phasya – Desa Mayak (III), Nadia Lira Marnita – Sukabangun Dalam (IV), : Imelsa Vernalika – Desa Tanjung Pura ( The Best Costum), Nur Sabrina Maisyarah – Mayak ( The Best Make Up), Stela Rista Febrianti – Sukabangun Dalam (The Best Cat Walk).
Busana Melayu Kreasi Remaja : Bintang Cinta Rolia – Desa Tanjung Pura (I), Thaliska Desire Anabel – Desa Mayak (II), Aina Brilianda – Desa Singai Awan Kiri (III), Shinta Sheptia.N – Sungai Awan Kiri (IV), Zea Grestra – Ulak Medang ( The Best Costum), Aisyah – Suka Maju ( The Best Make Up), Bintang Cinta Rolia – Tanjung Pura (The Best Cat Walk).
Syair Gulung : Muhammad Faisal – Pematang Gadong (I), Stela Rista Febrianti – Sukabangun Dalam (II), Jeni Tia Aminarti – Tanjung Pura (III), Uti Alfaidan – Sungai Kinjil (IV).
Gendang Tar : Desa Tanjung Pura (I), Suka Maju (II). Sungai Awan Kanan (III), Sukaharja (IV).
Tari Melayu Kreasi : Zwageri Generation – Sungai Awan Kiri (I), Tanpur – Tanjung Pura (II), Sanggar Muare – Suka Maju (III), Zwageri Generation – Sungai Awan Kiri (IV).
Acara dilanjutkan dengan Penyerahan Piala Piala Utama Pendekar Wira Utama oleh Bupati Ketapang Pendekar Wira Utama Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si dan Piala Putra Penyangga Tangjung Pura oleh Putra Penyangga Tangjung Pura Rion Sardi, dan ditutup dengan pembagian hadiah-hadiah kepada para Pemenang Perlombaan.***(Humas_DPRD)

Read Previous

Kejuaraan Menyumpit Patih Jaga Pati Cup 2025 Resmi Dibuka, Ketua DPRD & Sekretaris DPRD Ketapang Hadir Beri Dukungan

Read Next

KETUA KOMISI III DPRD KETAPANG HADIRI LAUNCHING GERAKAN PANGAN MURAH DI POLRES KETAPANG