Ketapang – 1 September 2025. Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si. memimpin Rapat Koordinasi Daerah di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang. Rapat ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri dan berfokus pada situasi keamanan daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda, DPRD Kabupaten Ketapang, tokoh agama, tokoh adat, pimpinan OPD, serta berbagai elemen masyarakat. Kehadiran DPRD yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., bersama Wakil Ketua dan Ketua Fraksi, menegaskan pentingnya sinergi legislatif dengan eksekutif dalam menjaga kondusivitas daerah.
Dalam arahannya, Bupati Alexander Wilyo menekankan pentingnya menjaga keamanan dengan cara yang humanis, merangkul aspirasi masyarakat, serta menolak kepentingan kelompok yang dapat mengganggu stabilitas. Wakil Bupati Jamhuri Amir mengingatkan agar semua pihak bijak dalam menyampaikan pernyataan dan segera menanggapi keluhan masyarakat demi mencegah konflik.
Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak rakyat, namun tidak boleh merusak fasilitas umum. Ia mengajak semua pihak bijak menyaring informasi. Dandim 1203 Letkol Inf Abu Hanifah menambahkan, TNI siap mengamankan objek vital dan memastikan kegiatan masyarakat tetap berjalan aman.
Dari sisi penegakan hukum, Kajari Ketapang Anthony Nainggolan mengingatkan agar pejabat selalu mendengarkan suara rakyat untuk mencegah ketidakpuasan. Ketua DPRD Ketapang Achmad Sholeh menyampaikan belasungkawa atas korban dalam peristiwa nasional, serta mengajak seluruh elemen menjaga Ketapang yang damai, sejahtera, dan berkeadilan.
Para tokoh agama, tokoh etnis, serta FKUB juga menegaskan bahwa Ketapang adalah rumah bersama dan menolak isu SARA yang bisa memecah belah masyarakat.
Rapat ditutup dengan penandatanganan pernyataan sikap bersama untuk menjaga Kabupaten Ketapang tetap damai, aman, dan tenteram.
Humas DPRD Ketapang