17 April 2026
17 April 2026
17 April 2026

Harmoni Ramadan dan Imlek, DPRD Ketapang Sambut Arak-arakan Naga, Cap Go Meh Digelar 3 Maret 2026

KETAPANG, Senin 2 Maret 2026 – Nuansa toleransi dan kebersamaan mewarnai Kabupaten Ketapang di tengah umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, S.T, M.Sos., beserta anggota DPRD menerima arak-arakan naga dan barongsai di Gedung DPRD Ketapang dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Kedatangan rombongan naga dan barongsai disambut hangat oleh Ketua DPRD Ketapang, Achmad Sholeh, S.T, M.Sos., bersama anggota DPRD Ketapang diantanya Rion Sardi, Akim, S.I.P, Samuel, Nursiri, M. Puadi, S.Si., Ali Sadikin, dan Ahmad Fatoni, A.Md., serta Kabag Program dan Keuangan Sekretariat DPRD Ketapang Dicky Antoni Aphen, S.E.,M.A.P. Atraksi berlangsung meriah namun tetap menjaga suasana khidmat Ramadan. Kegiatan digelar dengan penuh penghormatan terhadap umat Muslim yang sedang berpuasa, mencerminkan tingginya nilai toleransi antarumat beragama di Kabupaten Ketapang..
Achmad Sholeh menyampaikan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama Kabupaten Ketapang. Menurutnya, momentum perayaan Imlek dan Ramadan yang berlangsung bersamaan menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan dan saling menghormati.
“Perbedaan adalah kekayaan daerah kita. Justru di momen seperti inilah kita diuji untuk terus mempererat kebersamaan dan menjaga kerukunan,” ujarnya.
Sementara itu, rangkaian perayaan akan berlanjut dengan Karnaval Cap Go Meh yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Kelenteng Tua Pek Kong, Jalan Merdeka, Ketapang.
Berdasarkan susunan acara, kegiatan dimulai pukul 19.15 WIB dengan silaturahmi serta atraksi naga dan barongsai. Pukul 20.00 WIB. Karnaval Cap Go Meh secara resmi akan dilepas oleh Bupati Ketapang sekitar pukul 20.10 WIB.
Adapun rute karnaval dimulai dari Kelenteng Tua Pek Kong, melintasi Jalan Merdeka, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MT Haryono, dan kembali finis di lokasi awal.
Pelaksanaan Cap Go Meh pada malam hari usai waktu berbuka puasa menjadi bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang menjalankan ibadah Ramadan. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat lintas etnis menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga suasana kondusif.
Perayaan ini bukan sekadar agenda budaya, tetapi simbol kuat harmonisasi sosial di Kabupaten Ketapang. Di tengah keberagaman, masyarakat kembali membuktikan bahwa toleransi bukan hanya slogan, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Humas DPRD Ketapang

Read Previous

Wakil Ketua DPRD Kab. Ketapang Hadiri Penutupan Gawai Adat Bejujokng XV Simpang Dua.

Read Next

Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah (Zero Waste)