KETAPANG Minggu 9 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Forkopimda dan masyarakat menggelar Doa Bersama Lintas Agama di halaman Kantor Bupati Ketapang.
Kegiatan dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Ketua DPRD H. Achmad Sholeh, ST., M.Sos., Wakil Ketua DPRD Mateus Yudi, Ketua Komisi I DPRD Gusmani, SE., SM., jajaran Forkopimda, Sekda Ketapang, para kepala OPD, ulama dan santri, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat dan adat, serta masyarakat.
Doa bersama digelar di tengah kemarau panjang, kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berdampak terhadap masyarakat. Kondisi tersebut juga menyebabkan munculnya asap yang mengganggu aktivitas dan kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo mengajak seluruh masyarakat bersama-sama berdoa agar Kabupaten Ketapang segera mendapatkan hujan dan dijauhkan dari berbagai musibah.
“Mari kita berdoa bersama agar Kabupaten yang kita cintai ini segera mendapatkan hujan dan dihindarkan dari segala musibah. Semoga kita senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan dan ketenteraman,” ujar Alexander.
Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh mengatakan, doa lintas agama menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat Ketapang dalam menghadapi kondisi kemarau dan Karhutla.
“Di tengah keberagaman, kita memiliki harapan yang sama. Kita berdoa agar hujan segera turun, masyarakat diberikan keselamatan dan Ketapang dijauhkan dari berbagai bencana,” katanya.
Doa dipimpin secara bergantian oleh pemuka agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha dan Konghucu. Kegiatan berlangsung khidmat dan aman hingga selesai.
Doa bersama tersebut menjadi ikhtiar dan harapan bersama agar hujan segera turun, bencana dijauhkan, serta masyarakat Ketapang senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan.