KETAPANG, Senin (5/10/2026) malam — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., menghadiri pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup II Tahun 2026 di Gedung Indoor Pelti Ketapang.
Kejuaraan yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ketapang tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., yang juga Ketua IPSI Kalimantan Barat. Kejuaraan berlangsung 5–9 Oktober 2026 dalam rangka memeriahkan HUT TNI ke-81 dan diikuti pesilat dari berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Ketapang.
Bupati Cup II tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan serta pemantauan dan seleksi atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat. Kabupaten Ketapang akan menjadi tuan rumah cabang olahraga pencak silat pada Porprov mendatang.
Dalam sambutannya, Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemerintah daerah, para pendekar, guru besar, pelatih, atlet, serta seluruh perguruan yang telah berpartisipasi.
Ia menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya berkaitan dengan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari budaya, persaudaraan dan pembentukan karakter generasi muda. Pembinaan atlet diharapkan dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan sportivitas dan persaudaraan.
Bupati meminta IPSI, KONI, pelatih dan seluruh perguruan memanfaatkan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari evaluasi dan pematangan atlet.
Atlet yang menunjukkan kemampuan terbaik akan dipersiapkan melalui pemusatan latihan (training center/TC) untuk menghadapi Porprov.
“Setelah ini Ketua IPSI langsung melaksanakan TC, sehingga kita bisa mengirim atlet yang terbaik untuk mewakili Ketapang,” tegasnya.
Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H. Achmad Sholeh, menyambut baik pelaksanaan kejuaraan tersebut dan mendukung upaya pembinaan atlet pencak silat secara berkelanjutan.
“Semoga kejuaraan ini melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Ketapang pada Porprov Kalimantan Barat. Tetap junjung sportivitas dan persaudaraan,” ujarnya.
Dalam rangkaian Porprov mendatang, juga direncanakan festival pencak silat tradisional dan apel 1.000 pendekar yang melibatkan perguruan pencak silat dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Agenda tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan olahraga sekaligus mendukung pelestarian seni dan tradisi pencak silat sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.
Pada kesempatan yang sama, turut disampaikan harapan agar penyelesaian pembangunan GOR Indoor Ketapang dapat terus didorong sehingga fasilitas tersebut dapat mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga di daerah.
Seluruh peserta diharapkan bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan. Persaingan di arena tidak diharapkan mengurangi hubungan kekeluargaan antarpesilat maupun antarperguruan.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kabupaten Ketapang, jajaran TNI, KONI Kabupaten Ketapang, pengurus IPSI, para pendekar, guru besar, pelatih, atlet, serta perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Ketapang.
Pembukaan Bupati Cup II menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan pencak silat di Kabupaten Ketapang sekaligus mempersiapkan atlet terbaik menghadapi Porprov Kalimantan Barat.
Humas DPRD Ketapang