26 Juni 2026
26 Juni 2026
26 Juni 2026

KETUA DPRD KETAPANG HADIRI LAUNCHING PEMBANGUNAN JALAN PELANG – KEPULUK: WUJUD GOTONG ROYONG MEMBANGUN DAERAH

Ketapang – Pelang-Kepuluk . Sebuah langkah besar menuju pembangunan berkelanjutan kembali ditorehkan oleh Pemerintah Kabupaten Ketapang. Pada Selasa, 12 Agustus 2025, telah dilaksanakan kegiatan launching pekerjaan pembangunan ruas jalan Pelang – Sungai Kepuluk, yang turut dihadiri oleh Ketua DPRD Ketapang, H. Achmad Sholeh, ST, M.Sos, bersama Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Forkopimda, dan perwakilan dari perusahaan.
Acara ini bukan sekadar seremoni, namun juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat melalui sistem gotong royong. Proyek ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak harus bergantung sepenuhnya pada APBD, tetapi dapat ditopang oleh kolaborasi yang strategis dengan perusahaan-perusahaan melalui program CSR.
Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H. Achmad Sholeh, ST, M.Sos menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Bupati Ketapang serta kontribusi nyata dari perusahaan-perusahaan yang ikut andil dalam pembangunan ini.
“Semoga dengan adanya pembangunan Jalan Pelang – Kepuluk ini bisa membantu masyarakat, terutama dalam kelancaran transportasi. Kami menghimbau kepada semua pihak agar memperhatikan tonase kendaraan selama proses pengerjaan agar hasilnya bisa maksimal,” tegas Ketua DPRD
Acara dimulai dari titik kumpul di Halaman Kantor Bupati Ketapang, dilanjutkan dengan perjalanan ke Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, lokasi awal pembangunan. Di lokasi, ritual adat tepung tawar digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal dan permohonan keselamatan selama proyek berlangsung.
Momentum penting terjadi saat Bupati Ketapang, Ketua DPRD, dan unsur Forkopimda lainnya secara simbolis menancapkan tiang pancang, menandai dimulainya pembangunan fisik jalan yang terbagi dalam beberapa segmen prioritas.
Kepala Dinas PUPR Ketapang menjelaskan bahwa pekerjaan tahun ini menargetkan penanganan di titik-titik rusak berat dari Km 3 hingga Km 23,259. Fokus utama ada pada spot-spot prioritas yang belum tertangani pada tahun sebelumnya.
Dari segmen 1 hingga 6, pengerjaan akan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan sesuai pembagian wilayah. Perusahaan seperti Sinarmas, Cargill, WHW, dan lainnya telah menunjukkan komitmen penuh terhadap proyek ini. Bahkan direncanakan akan ada tahap kedua untuk normalisasi saluran kanan dan kiri jalan sepanjang 9 km.
Perwakilan perusahaan menyampaikan bahwa sekitar 157 perusahaan dari berbagai sektor — termasuk perkebunan, kehutanan, dan pertambangan — telah menyatakan kesediaannya mendukung proyek ini, menyusul pertemuan sebelumnya di Jakarta yang dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang bersama Wakil Gubernur Kalbar.
“Ketapang adalah rumah kita bersama, jadi sudah semestinya kita ikut berpartisipasi. Kami siap melaksanakan pekerjaan ini secara swakelola dan tentunya akan terus dikontrol dan dikoreksi demi hasil terbaik,” ujar perwakilan perusahaan.
Bupati Alexander Wilyo dalam pidatonya menyampaikan semangat kolaboratif sebagai kunci sukses pembangunan daerah.
“Kita tinggal di Ketapang, hidup dan menghirup udara yang sama, maka sudah sepantasnya kita membangun Ketapang bersama. Saya berterima kasih kepada seluruh perusahaan yang menunjukkan komitmennya hari ini,” ungkap Bupati dengan penuh semangat.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan kegiatan satu kali, tetapi akan menjadi agenda tahunan permanen di masa pemerintahannya. Pembangunan ruas jalan ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh titik kritis tertangani.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati menyampaikan bahwa seluruh perusahaan yang berkontribusi akan diundang pada acara ramah tamah dan malam hiburan rakyat tanggal 18 Agustus 2025, serta akan diberikan piagam penghargaan resmi.
Ketua DPRD Ketapang pun menambahkan bahwa gotong royong seperti ini harus terus didorong agar infrastruktur Ketapang dapat sejajar dengan daerah maju lainnya.
Pembangunan Jalan Pelang – Kepuluk hari ini bukan hanya soal perbaikan fisik jalan, tetapi juga perwujudan semangat kolaborasi lintas sektor. Ketua DPRD Ketapang, bersama seluruh jajaran, telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan yang merata, partisipatif, dan berkelanjutan.
Semoga semangat gotong royong ini menjadi inspirasi untuk pembangunan di sektor lain. Ketapang bangkit, Ketapang mandiri, Ketapang maju.
Humas DPRD Ketapang

Read Previous

Cabang Kutemare dipertandingkan dalam Festival Pencak Silat Tradisional Kampoeng Tanjung Pure

Read Next

BANGGAR DPRD KETAPANG BAHAS FINALISASI KUA-PPAS 2026 BERSAMA TAPD