Ketapang, 25 Oktober 2025 — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H. Achmad Sholeh, ST., M.Sos, menghadiri Musyawarah IV Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Ketapang yang digelar di ruang pertemuan Bappeda Kabupaten Ketapang.
Dalam forum musyawarah tersebut, H. Achmad Sholeh secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Ketapang, sedangkan M. Puadi, S.Si terpilih menjadi Ketua Pengurus PMI Kabupaten Ketapang periode 2025–2030.
Pelantikan pengurus dilakukan oleh Sekretaris Pengurus Provinsi PMI Kalimantan Barat, Abussamah, S.STP., M.AP, mewakili Ketua PMI Provinsi Kalbar. Acara turut dihadiri oleh Bupati Ketapang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, yang membacakan sambutan resmi Bupati.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi Pemerintah Kabupaten Ketapang terhadap kiprah PMI yang selama ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, donor darah, serta penanganan bencana. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam memperluas pelayanan kemanusiaan di daerah.
Sementara itu, Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Ketapang. Ia menegaskan komitmen DPRD untuk terus mendukung langkah-langkah kemanusiaan yang dijalankan PMI.
“Saya percaya di bawah kepemimpinan Bapak M. Puadi, insyaallah PMI Ketapang akan semakin baik,” ujar H. Achmad Sholeh.
“Tadi saya sempat berbincang dengan Sekretaris PMI tentang apa sebenarnya tugas PMI. Bagi saya, PMI adalah pahlawan kehidupan, karena banyak masyarakat kita yang tertolong melalui kegiatan donor darah,” lanjutnya.
Ketua DPRD juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar pihak dalam memperkuat gerakan sosial dan pelayanan darah di Ketapang. Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di rumah sakit sangat tinggi, bahkan sering kali stok darah cepat habis dalam waktu singkat.
“Saya mendapat informasi bahwa sekitar 900 kantong darah yang disiapkan pagi hari, bisa habis pada sore hari. Ini menunjukkan betapa besar kebutuhan darah di Ketapang,” ujarnya.
“Saya berharap pengurus PMI yang baru bisa terus mensosialisasikan pentingnya donor darah kepada masyarakat. Jika memungkinkan, kita juga bisa mulai memikirkan pembentukan bank darah di Kabupaten Ketapang, meski saya tahu itu tidak mudah. Tapi dengan kerja sama dan semangat kemanusiaan, saya yakin bisa diwujudkan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris PMI Provinsi Kalimantan Barat, Abussamah, membacakan sambutan Ketua PMI Kalbar. Ia menyampaikan harapan agar pengurus PMI Ketapang yang baru dilantik dapat bekerja secara solid, kompak, dan melaksanakan visi-misi PMI sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di daerah.
“Dengan telah terbentuknya kepengurusan PMI Kabupaten Ketapang masa bakti 2025–2030, kami berharap jajaran pengurus dapat menjalankan rencana strategis dan visi kemanusiaan PMI dengan baik,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Ketapang terpilih, M. Puadi, S.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penguatan komitmen untuk mengabdi kepada kemanusiaan.
“Saya merasa terhormat diberikan amanah untuk menakhodai PMI Kabupaten Ketapang. Namun, lebih dari itu, ini adalah tanggung jawab besar bagi kita semua untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata M. Puadi.
“Kami akan fokus memperkuat kapasitas organisasi, kesiapsiagaan relawan, serta menumbuhkan kesadaran generasi muda agar terlibat aktif dalam gerakan kemanusiaan. Kami ingin membangun sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga sosial agar tercipta kolaborasi, bukan kompetisi,” tegasnya.
Musyawarah IV PMI Kabupaten Ketapang ini menjadi momentum penting bagi organisasi kemanusiaan tertua di Indonesia tersebut dalam memperbarui semangat pengabdian, memperkuat solidaritas sosial, serta memastikan keberlanjutan pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Ketapang.
Humas DPRD Ketapang