18 Juli 2026
18 Juli 2026
18 Juli 2026

Pawai Hastagune 2025: DPRD Ketapang Bawa Pesan Pelestarian Budaya Melayu

Ketapang, Sabtu (27/9) – Arak-arakan mobil hias Hastagune mewarnai pusat Kota Ketapang dalam rangka Pagelaran Seni Budaya Melayu (PSBM) Tahun 2025,. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan menyambut kemeriahan pawai yang dimulai dari Masjid Agung Al-Ikhlas, berkeliling menyusuri jalan-jalan utama, dan berakhir di halaman Kantor Bupati Ketapang sebagai pusat acara.
Dengan tema “Tak hilang adab dan budaya ditelan zaman, kita bangun Tanah Kayong bergandeng tangan”, pagelaran ini menghadirkan nuansa kultural yang memadukan hiburan, edukasi, sekaligus silaturahmi antarwarga. Kreativitas mobil hias yang dipenuhi ornamen Melayu memikat penonton, menegaskan bahwa budaya tetap hidup dalam denyut nadi masyarakat Kayong.
Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., hadir langsung bersama jajaran Forkopimda. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung penuh agenda kebudayaan daerah.
“Atas nama lembaga DPRD, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya PSBM. Ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga ajang silaturahmi sekaligus ruang untuk melestarikan adat Melayu di Ketapang. Kegiatan seperti ini menghidupkan seni dan budaya sekaligus menggerakkan UMKM lokal. Harapan kami, MABM dapat terus mengembangkan acara dengan skala lebih besar sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” ujar Achmad Sholeh.
Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H., yang mewakili Bupati, menambahkan bahwa pagelaran budaya bukan hanya hiburan, melainkan memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas daerah.
“Tema yang diangkat menjadi pengingat bagi kita semua bahwa modernisasi tidak boleh mengikis adab dan jati diri. Dengan semangat gotong royong dan budaya yang kokoh, Ketapang akan tumbuh sebagai daerah yang maju dan berkarakter,” kata Jamhuri Amir.
Anggota DPRD Putra Penyangga Tanjungpura ,yang juga Ketua Pelaksana PSBM MABM 2025 Rion Sardi Putra, , juga mengungkapkan rasa haru dan bangganya. “Melihat antusiasme masyarakat, kami yakin Melayu masih hadir di tengah-tengah kita. Harapan kami, generasi muda terus menjaga warisan ini agar tidak hilang ditelan zaman,” ucapnya.
Sekretariat DPRD Kabupaten Ketapang juga turut berpartisipasi menampilkan mobil arak-arakan khas Melayu. Kehadiran mobil hias DPRD menjadi simbol dukungan nyata lembaga legislatif terhadap pelestarian budaya, sekaligus memperlihatkan sinergi antara penyelenggara pemerintahan dan masyarakat dalam menjaga identitas daerah.
Pawai Hastagune 2025 ini turut dihadiri Danlanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturrohman, S.T., M.Tr. Opsla., Wakapolres Ketapang Kompol Frist Orlando Siagian, S.I.K., perwakilan Dandim 1203, Kajari Ketapang, Kadisparbud, kepala OPD, tokoh adat, agama, serta tamu undangan lainnya.
Momentum ini kembali menegaskan bahwa budaya Melayu bukan hanya warisan, melainkan identitas yang terus hidup, dirawat, dan diwariskan di Bumi Kayong.
Selanjutnya kegiatan lomba diadakan di Balai Sungai Kedang Komplek Pendopo Bupati Ketapang , mari sama sama kita hadiri dan meriahkan kesenian adat budaya melayu ini.
Humas DPRD Ketapang

Read Previous

KNPI Goes to Campus 2025,DPRD Ketapang Apresiasi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Read Next

Lewat Festival Budaya Melayu, DPRD Ketapang Serukan Semangat Hari Pariwisata Dunia