Ketapang, Senin 16 Maret 2026– Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan ketersediaan energi dan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penyampaian siaran pers yang dilaksanakan di ruang rapat Ketua DPRD Kabupaten Ketapang. I
Keterangan pers disampaikan oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, didampingi Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh, Wakil Ketua DPRD Mateus Yudi, Sekretaris Daerah Repalianto, serta perwakilan dari Pertamina sektor migas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ketapang Tahun 2025.
Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan ketersediaan energi, bahan kebutuhan pokok, serta menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Berdasarkan data per 15 Maret 2026, stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Kabupaten Ketapang secara umum berada dalam kondisi aman. Persediaan BBM seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Bio Solar, Dexlite hingga Pertamina Dex dinilai masih mencukupi sesuai dengan tingkat konsumsi harian. Stok LPG juga dinyatakan dalam kondisi aman.
Selain energi, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan bahan pangan pokok. Data gudang Bulog menunjukkan stok beras premium sekitar 50.000 kilogram dan beras CPP sekitar 45.000 kilogram, sementara gula dan minyak goreng juga tersedia dalam jumlah cukup, bahkan sebagian stok tambahan masih dalam proses pengiriman.
Pemkab Ketapang juga telah melaksanakan berbagai langkah stabilisasi harga melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah yang digelar di sejumlah wilayah sejak Februari hingga pertengahan Maret 2026. Kegiatan tersebut menyalurkan berbagai komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, telur hingga LPG dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan sidak ke distributor, agen dan ritel guna memastikan tidak terjadi penimbunan barang serta memastikan kelayakan dan kualitas produk yang beredar di pasaran.
Pengawasan juga diperkuat melalui monitoring ketersediaan barang kebutuhan pokok serta pemeriksaan masa kedaluwarsa di seluruh kecamatan selama bulan Ramadhan.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying karena stok BBM, LPG dan bahan pokok dipastikan mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri.
Humas DPRD Ketapang