Jakarta, 20 Oktober 2025 — Ketua Gatriwara DPRD Kabupaten Ketapang, Ny. Nini Marina Achmad Sholeh, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengajian Al Hidayah DPD Partai Golkar Kabupaten Ketapang, bersama jajaran pengurus turut menghadiri Muktamar ke-IX Pengajian Al Hidayah yang berlangsung pada 20–24 Oktober 2025 di Jakarta.
Acara pembukaan muktamar dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Pengajian Al Hidayah Hetifah Sjaifudian, serta ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Muktamar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran organisasi pengajian dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital.
Dalam sambutannya, Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kelompok Pengajian Al Hidayah memiliki peran besar sebagai motor penggerak program Keluarga Berencana (KB) pada masa Orde Baru.
“Untuk menyosialisasikan program ini banyak hambatan, banyak yang tidak sukses. Maka Al Hidayah menjadi salah satu motor untuk menyosialisasikan program KB dua anak cukup, dan itu berhasil,” ujarnya.
Bahlil juga mengingatkan pentingnya peran Al Hidayah dalam menyebarkan nilai-nilai positif melalui media sosial di era digital saat ini.
“Jangan sampai isi medsos yang tidak benar dijadikan bahan pengajian. Ini yang harus kita hindari,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengajian Al Hidayah Hetifah Sjaifudian menjelaskan bahwa muktamar tahun ini berfokus pada penguatan konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.
“Kita mulai dari internal DPP, melakukan rapat, pleno, dan rapimnas hingga akhirnya Muktamar. Tujuannya untuk penguatan organisasi,” tuturnya.
Hetifah menambahkan, Al Hidayah harus menjadi organisasi yang kokoh dalam melayani umat serta menjadi sumber informasi dan edukasi masyarakat terhadap berbagai program peningkatan kesejahteraan.
“Organisasi ini harus menjadi wadah yang mampu mengedukasi masyarakat dengan nilai-nilai yang benar,” tambahnya.
Partisipasi aktif Ketua Gatriwara DPRD Ketapang Ny. Nini Marina Achmad Sholeh dalam muktamar ini mencerminkan komitmen daerah untuk terus berkontribusi dalam gerakan dakwah dan pemberdayaan perempuan melalui wadah organisasi keagamaan. Kehadiran para pengurus Al Hidayah Ketapang di forum nasional ini juga menjadi ajang memperkuat jaringan dan sinergi dengan pengurus dari seluruh Indonesia.
Humas DPRD Ketapang