13 April 2026
13 April 2026
13 April 2026

Meriah, Festival Pencak Silat Tradisional Kampoeng Tanjung Pure, Ketua DPRD Ketapang Turut Hadir

Ketapang – Suasana Desa Tanjung Pura, Kecamatan Muara Pawan, pada Minggu malam (10/8/2025) begitu semarak. Ratusan warga memadati lapangan desa untuk menyaksikan pembukaan Festival Pencak Silat Tradisional Kampoeng Tanjung Pure. Acara ini menjadi ajang tahunan yang selalu dinanti masyarakat, karena selain menampilkan seni bela diri khas daerah, juga dipenuhi dengan berbagai hiburan rakyat yang mempersatukan warga dari berbagai kalangan.
Pembukaan festival dilakukan secara resmi oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si, yang juga merupakan Ketua IPSI Kalimantan Barat, bersama rombongan Forkopimda dengan melakukan Pemukulan Gong. Tampak hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H. Achmad Sholeh, ST., M.Sos, yang datang bersama jajaran pejabat daerah. Kehadiran mereka disambut hangat oleh masyarakat Tanjung Pura yang dipimpin langsung oleh Putra Penyangge Tanjungpura, Bapak Rion Sardi, yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Ketapang.
Prosesi penyambutan berlangsung penuh makna dan warna. Dentuman gendang tradisional menggema, diiringi tarian penyambutan yang anggun. Ritual teepung tawar pun dilakukan sebagai tanda penghormatan dan doa keselamatan, disusul penampilan silat Kutemare – gerakan khas yang menjadi identitas bela diri masyarakat setempat. Semua itu menjadi momen yang membuat suasana malam semakin berkesan.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., dalam Sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi pembukaan Festival Pencak Silat Tradisional Kampong Tanjoeng Pure yang berlangsung sukses dan sangat meriah.
“Semoga melalui Festival Pencak Silat Tradisional ini, kita semakin semangat, termotivasi untuk menjaga tradisi-tradisi leluhur, budaya-budaya yang diwariskan oleh para leluhur kita, khususnya tradisi pencak silat, gendang tar, tarian-tarian lainnya,” ujar Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si.
Bupati Ketapang Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., juga mengatakan bahwa event Festival Pencak Silat Tradisional ini diagendakan sebagai agenda rutin daerah setiap tahunnya, dan nanti akan dilaksanakan secara bergiliran.
“Saya juga mengapresiasi atas kejuaraan lomba kato cepat atau ketinting yang merupakan masuk dalam rangkaian acara Festival Pencak Silat Tradisional “Kampoeng Tanjung Pure” yang diikuti para pembalap ketinting dari berbaik Provinsi Kalimantan”, ujar Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si.
Festival pencak silat ini berlangsung dari tanggal 10 hingga 14 Agustus. Ajang ini memperebutkan Piala Pendekar Wira Utama dan Piala Putra Penyangga Tanjung Pura.
Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh, ST., M.Sos., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Festival Pencak Silat Tradisional Kampoeng Tanjung Pure tersebut.
“Festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana melestarikan warisan budaya yang kita miliki. Pencak silat tradisional adalah kebanggaan kita, dan melalui ajang seperti ini, generasi muda akan semakin mengenal dan mencintai budaya daerahnya,” ujarnya H. Achmad Sholeh, ST., M.Sos.
Menariknya, festival tahun ini tidak hanya menampilkan lomba pencak silat. Panitia juga menghadirkan berbagai perlombaan seru lainnya seperti balap perahu Kato Racing yang memacu adrenalin di sungai sekitar desa, serta beragam permainan rakyat yang mengundang tawa dan kebersamaan. Semua kegiatan ini dirancang untuk mempererat persaudaraan, menghidupkan tradisi, dan menggerakkan perekonomian warga melalui partisipasi UMKM lokal.
Gelaran Festival Pencak Silat Tradisional Kampoeng Tanjung Pure akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan puncak acara yang dijanjikan penuh kejutan. Warga berharap kegiatan ini terus mendapat dukungan pemerintah daerah agar dapat menjadi agenda budaya tahunan yang semakin besar dan dikenal luas.
Humas DPRD Ketapang

Read Previous

RVC Sungai Nanjung Juara Turnamen Voli Kades Cup 2025, Ketua DPRD Ketapang Hadiri Final di Negeri Baru

Read Next

DPRD KETAPANG GELAR RAPAT PARIPURNA PENYAMPAIAN NOTA KEUANGAN PERUBAHAN APBD 2025