12 April 2026
12 April 2026
12 April 2026

Reses Ketua DPRD Ketapang di Desa Mekarsari: Aspirasi Petani, Infrastruktur, dan Sosial Jadi Sorotan

Ketapang-Mekarsari, 22 Juli 2025 — Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H. Achmad Sholeh, ST., M.Sos, melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2025 di Desa Mekarsari, Kecamatan Benua Kayong. Berlangsung sederhana di rumah salah satu warga, kegiatan ini justru terasa hangat dan penuh keakraban, menghadirkan ruang dialog yang terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa beserta perangkat Desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta puluhan warga lainnya. Suasana berlangsung aktif dengan berbagai masukan disampaikan langsung oleh masyarakat.
Dalam sambutan Kepala Dusun mewakili tuan rumah menyampaikan apresiasi atas pembangunan drainase di RT 8 yang sudah membawa manfaat besar bagi warga. Namun demikian, ia menekankan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, terutama perbaikan jalan menuju Pematang Buluh dan pembangunan jembatan di titik parit besar yang kini sudah diperlebar.
Sementara itu, Kepala Desa Misnali mengangkat persoalan keterbatasan dana desa untuk perbaikan jalan aspal di RT 8, 9, dan 10. Ia juga menyoroti menurunnya luas lahan pertanian, dari semula sekitar 900 hektar kini hanya tersisa 500 hektar, serta keluhan petani soal kualitas pupuk subsidi yang tidak seperti dahulu.
“Persoalan narkoba juga mulai terasa. Ini menjadi perhatian bersama, dan saya harap bisa dibawa ke forum yang lebih tinggi,” ujar Misnali.
Sejumlah warga juga menyampaikan langsung berbagai aspirasi, di antaranya:
Kelangkaan gas elpiji 3 kg, yang hanya dijatah satu tabung per bulan per keluarga.
Permintaan bantuan bibit sawit untuk mengaktifkan kembali lahan pertanian yang terbengkalai.
Kebutuhan air bersih di beberapa titik desa.
Penyambungan parit dan saluran air agar aliran pengairan lebih optimal.
Penjelasan mengajukan bantuan melalui ehibah masyarakat serta dukungan untuk usaha ekonomi produktif warga.
Menanggapi semua masukan, H. Achmad Sholeh menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga. Ia menekankan bahwa reses adalah forum penting untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, dan pihak DPRD akan berupaya memasukkan usulan-usulan tersebut ke dalam RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah).
“Saya tiga kali dipercaya menjadi Ketua DPRD, itu semua berkat masyarakat. Maka menjadi kewajiban saya untuk kembali ke masyarakat, mendengar, dan memperjuangkan aspirasi yang ada,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar kelompok tani dapat dibentuk di Desa Mekarsari, sebagai model pemberdayaan pertanian berbasis warga. Di sisi lain, ia menaruh harapan besar pada keberlanjutan program Koperasi Desa Merah Putih yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, seperti yang telah diresmikan di Desa Sungai Awan Kiri.
“Koperasi ini jika berjalan dengan baik, bisa menjawab keluhan pupuk dan memperkuat ekonomi petani,” jelasnya.
Terkait kekhawatiran warga akan narkoba dan kenakalan remaja, Ketua DPRD mengajak masyarakat memperkuat ketahanan keluarga, sekaligus memanfaatkan layanan konsultasi kejiwaan yang telah disiapkan Pemkab di Kelurahan Tuan-Tuan bagi warga yang membutuhkan penanganan.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi tanya jawab terbuka dan foto bersama. Warga berharap besar agar aspirasi yang telah disampaikan benar-benar diperjuangkan dan tidak sebatas dicatat.
Humas DPRD Ketapang

Read Previous

KETUA DPRD KETAPANG HADIRI PELUNCURAN KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH SECARA VIRTUAL OLEH PRESIDEN RI Ketapang, Humas

Read Next

Ketua DPRD Ketapang Gelar Reses Hari Kedua di Kelurahan Mulia Kerta, Tampung Aspirasi Warga dan Pemuka Masyarakat